Wednesday, December 18, 2013

Pustakawan Menemukan Surat Berumur Ratusan Tahun

CANBERRA --Sebuah surat yang dari penjelajah Ludwig Leichhardt pada abad ke-19 telah ditemukan oleh seorang pustakawan Brisbane setelah lebih dari 170 tahun ditulis.
Dokumen itu memberikan pengetahuan terbaru terkait kehidupan awal penjelajah kelahiran Jerman sebelum ia mengukir namanya di Australia. Pustakawan Lynn Meyers dari Perpustakaan Negara Bagian Queensland menyatakan takjub saat dia dia melihat surat itu.
Surat itu tersembunyi di dalam sebuah buku yang baru baru ini disumbangkan oleh anggota Johnsonian Club. “Saya terkejut menemui surat itu di dalamnya karena penyumbang buku tidak menyebutkannya kepada saya, jadi saya kaget,” ujar Meyers.
Pada 1844, Leichhardt melakukan perjalanan hampir 5.000 kilometer dari sebelah tenggara Queensland sampai ke Arnhem Land di wilayah Northern Territory. Tapi dia paling dikenal karena ekspedisi menentukan empat tahun kemudian saat Leichhardt menyeberangi benua.
Suratnya ditulis dalam bahasa Jerman pada 1839 dan ditemukan melekat pada terjemahan yang ditulis pada tahun 1887. Lynn Meyers menyampaikan kalau surat itu memberikan pemahaman baru soal tahun tahun awal Leichhardt saat tinggal di Paris dan mengungkapkan persahabatannya dengan seseorang pria yang selanjutnya mendanai ekspedisi Leichhardt. “Dia menulis untuk John Nicholson, yang pernah ditemui saat di universitas,” ungkap Meyers.
“(Nicholson) orang kaya dari Inggris yang melindungi Leichhardt dan membantu dia bertahan hidup,” tambahnya.
Menurut Meyers, Leichhadrt tidak punya banyak uang dan Nicholson jadi salah seorang penolongnya. “Lalu dia bertemu dengan saudara laki laki John paling kecil, William Nicholson, yang juga menjadi teman baiknya dan mereka tinggal bersama selama beberapa tahun saat mereka menjadi pelajar,” cerita Meyers.
Meyers melanjutkan kalau surat itu berisi soal periode hidup Leichhart dan peran penting dua orang lainnya,” tuturnya.
Manager Perpustakaan Negara Bagian Queensland, Gavin Bannerman, mengatakan museum dan perpustakaan diseluruh negara itu mengkoleksi banyak surat Leichhardt, tapi tak satupun yang berkaitan dengan kehidupan awalnya. “Kami mungkin memiliki jutaan surat lainnya dikoleksi milik kami, tapi yang satu ini berbeda karena mengenai siapa sebetulnya Leichhardt,” katanya.
Baket berisi surat yang dikumpulkan para donatur juga mencakup foto yang ditandatangani Thomas Edison.
Koleksi itu sekarang tersimpan di Perpustakaan Negara Bagian. Bannerman mengatakan kalau para staffnya menghabiskan tahunan untuk mengumpulkan koleksi dunia di perpustakaan.
Mereka juga memiliki koleksi stocking Ratu Victoria. (Republika)

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih. Salam Pustakawan!