| Rahmadiyanti Rusdi |
Sebagian media massa saat ini memang sungguh keterlaluan. Membuat berita dengan sumber yang dicomot sana sini tanpa adanya pembuktian terlebih dahulu. Akhirnya masih ada media yang membuat pemberitaan yang membuat geram orang yang diberitakan tersebut. Semoga saja orang yang diberitakan sebagai penulis porno memiliki kesabaran tingkat tinggi. Sebenarnya yang menjadi permasalahan adalah adanya pengadaan buku tanpa diseleksi terlebih dahulu. Berikut informasi dari Rahmadiyanti dalam akun twiternya @sintingbuku.
1/16. Hingga hari ini masih ramai
berita media ttg penarikan #bukuDAK dari
perpustakaan SD. Ada 4 judul yg dinilai porno, bahkan sadis.